Cara menjadi seorang motivator yang benar

Posted: April 12, 2013 in My Dokument

Motivator

Sebenarnya apa tujuan Anda ketika memotivasi orang? Mendapatkan uang kah? Mencari ketenaran?. Jika tujuan Anda memotivasi orang hanya untuk mengejar yang seperti diatas atau sejenisnya, lebih baik tidak usah memotivasi. Tujuan sebenarnya ketika Anda/saya memotivasi orang hanya satu, yaitu “Bagaimana caranya agar orang ini (orang yang kita motivasi) dapat bangkit dari kehidupan lamanya menjadi kehidupan baru yang penuh harapan dan kesempatan untuk menjadi sukses.” .
Kalau dilihat dari segi keuntungan, ada 2 sisi keuntungan itu. yaitu :
1. Keuntungan dari segi Jasmani
     »  Identik dengan materi, ketenaran, kesenangan semata
 

2. Keuntungan dari segi Rohaniah

    »  Identik dengan rohani/jiwa kita (segi iman kita kepada Tuhan, bahwa kita sebagai manusia harus saling tolong-menolong, Anda akan merasakan kesenangan tersendiri ketika memotivasi orang tsb, apalagi orang itu jadi sukses.)

Nah, Anda termasuk yang melihat sisi keuntungan yang mana ketika sedang memotivasi? Segi Jasmani kah? atau Rohaniah?

Sebenarnya, ketika Anda memotivasi banyak orang dalam waktu yang bersamaan, segi keuntungan dari jasmani maupun rohani akan didapatkan secara bersamaan pula. Namun sukses atau tidaknya kita memotivasi orang, tergantung tujuan kita memotivasi orang.

Pada artikel ini saya akan membahas bagaiman seharusnya menjadi seorang motivator itu.

 
 

Menjadi seorang motivator sebenarnya sangat sulit. Kesulitannya akan ditemukan saat kita berusaha membuat orang lain berfikir “Benar juga” dan “Saya Harus Bisa!”.

Bagaimana caranya agar orang mau berfikir demikian pada saat kita memotivasinya?
jawabannya hanyalah : tujuan Anda ketika memotivasinya.

Seorang motivator yang baik tidak akan memikirkan pendapatan yang akan didapatnya ketika ia berbicara di depan orang banyak, tetapi ia memikirkan bagaimana caranya ia berbicara agar orang yang ia motivasi berubah dan mau bangkit dari kehidupan lamanya, mau menjalani hidup yang ia miliki dengan besyukur, dll.
Dan cara agar si Motivator itu sukses membuat si pendengarnya mau mengikuti Nasihatnya adalah dengan berkonsentrasi dan mengenali tempat dimana ia sedang memotivasi orang. Mengenali wajah-wajah si pendengar, Apakah jumlah si pendengar yang sedang murung lebih besar dari jumlah pendengar yang sedang bersukacita juga menjadi faktor agar si Motivator sukses menyampaikan pikirannya kepada si pendengar.

Seorang motivator yang baik juga akan siap sedia ketika tiba-tiba ada orang yang datang kepadanya untuk menjadi penyemangat ketika ia jatuh atau gagal.

Berikut beberapa tips seorang motivator (menurut saya) :

  1. Siap sedia dimanapun dan kapanpun ia dibutuhkan
  2. Mengenali isi hati si pendengar dengan raut wajahnya
  3. Mampu menganalisa si pendengar, sehingga si motivator dapat dengan mudah memotivasi si pendengar
  4. Tidak mempromosikan sesuatu kepada pendengar ketika ia sedang memotivasi
  5. Mampu beradaptasi dengan orang-orang yang belum pernah ia temui.

Itulah beberapa Cara menjadi seorang motivator yang benar menurut pendapat saya. Jika ada yang salah atau bertentangan dengan pendapat para pembaca. Anda boleh berkomentar.

Semoga artikel diatas bermanfaat bagi para Pembaca.

Terima Kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s